Old Note
Cilegon, 9 Agustus 2010.
bagai bunga kutumbuh disudut kecil taman hatimu.
bagai karang ku terdiam kokoh ditengah lautan kasihmu
layaknya pohon kuberdiri tegak disisi taman cintamu
dan bagai awan ku berarak diatas hamparan sayangmu
dan kini semua itu berubah semu.
terbias pilu. membuatku ingin mengerutu.
kenapa ini harus terjadi padaku?
saat sang surya telah lupa sinari dunia, disanalah gelap mulai tertawa.
sedangkan bumi berkaca-kaca.
mendama sinar yang kuatkan jiwa namun tak datang jua.
semua ini menjadi sulit untuk dimengerti.
menapaki bumi tiada henti.
mencari cerminan diri dan tak kunjung ku temui.
hanya bisa membuat pusing.
semua yang indah berubah kusam.
ya. roda terus berputar.
dan hidupkupun bergulir seiring berjalannya waktu.
sampai jumpa lain waktu ya.
Salam hangat,
Rizki Maulani Mawardi.

Comments
Post a Comment