bagi "aku" puisi tak harus bagus. puisi tak harus mesra puisi tak harus indah. puisi tak mesti pake diksi. puisi tak harus romantis. bahkan boleh tak puitis. puisi boleh tak bermajas. puisi boleh tak pakai kias. puisi boleh asal tulis. puisi juga boleh miris. puisi pun boleh kosong, boleh apa saja. puisi itu cinta, benci, air, angin, api, petir. alami. iya, dia alami. seperti cara "aku" melihat puisi. ya, "yaudah deh ya". begitu. cukup. Bandung, 20 Juni 2013. Salam hangat, Rizki Maulani Mawardi.
ya, mungkin salah jika kutulis ini disini. tapi tak apa lah. aku hanya sekedar ingin berbagi padamu. ya pada duniaku. dunia yang cuma aku dan beberapa orang yang tahu. yang mau tahu tepatnya. kadang seseorang menjadi sangat lemah. kadang juga mereka jadi sangat kuat. ya, keadaan itu bukan mereka yang mengontrol. tapi tahu kah?
Comments
Post a Comment