Bersyukur itu ternyata bukan perkara yang mudah.
Posts
Bila Suatu Hari Nanti
- Get link
- X
- Other Apps
Bila suatu hari nanti Kau merasa diri dalam gelap Bialah aku menjadi lampu yang menyinarimu dari jauh Bila suatu hari nanti Kau tak lagi punya hati Biarlah aku menjadi sisa hatimu yang terlupa Bila suatu hari nanti Kau enggan menyebut namaku Biarlah aku menjadi rambu dalam ingatmu yang semu Bila suatu hari nanti Aku tak lagi menunggu Biarlah sisa kenanganku yang menjagamu Di sini, di batu nisan ini
Kini Kamu
- Get link
- X
- Other Apps
Dulu, aku hanya sanggup bicara tentang logika. Tentang cinta dengan rumusan dan segala teorinya. Tentang kasih sayang dengan segala kutipan ajaibnya. Tentang rindu yang menjadi teman dengan sunyi dan heningnya. Puisiku tak lagi tentang semesta. Bukan lagi perihal kebebasan. Tak lagi bicara mengenai aku sendiri dan segala hal yang aku punya. Kini semuanya tentang kamu. Tentang senyuman yang ku lihat disela kedipan mata yang singkat. Tentang tawa yang terdengar disela keramaian pinggir jalan. Tentang cerita yang kusimak syahdu diantara canda. Kini semuanya tentang kamu, semestaku, kebabasanku dan segala hal yang aku punya adalah kamu.
Rindu
- Get link
- X
- Other Apps
Aku tidur lalu aku terbangun. Aku bangun lalu aku diam. Aku diam lalu aku melamun. Aku melamun lalu aku berpikir. Dalam pikirku kulihat sebuah kata "Rindu" satu kata yang aku tak tahu artinya Satu kata yang entah untuk siapa Satu kata yang mampu membuatku tetap terjaga Kata orang rindu bisa bikin kita sakit Tapi aku tak merasakannya Kata orang rindu bisa bikin kita gundah Tapi aku pun tak merasakannya Kata orang rindu bisa bikin kita tak karuan Tapi yang aku rasa bukan itu Yang aku rasa rindu itu seperti sebuah luapan emosi yang entah seperti apa Tak bikin sakit, gundah atau tak karuan Yang aku rasa rindu itu sebuah kata yang Entah akan ku ekpresikan pada siapa Yang aku tahu.... Rindu itu seperti kamu Indah, alami, tak beraturan, banyak misteri. Yang aku tahu.... Rindu itu seperti kamu.. Mungkin. Jatinangor, April 8 2015.
Tak Usah
- Get link
- X
- Other Apps
Aku pernah bilang begadang itu anak waktu sebelah Yang biasa datang habis matahari pulang Sengaja malam ini mata tak aku pejamkan Bintang yang aku lihat tak cukup banyak Mungkin karena kamu sedang tak ada di sini Udara yang aku hirup tak cukup hangat Mungkin juga karena kamu sedang tak ada di sini Bulan yang aku tatap tak cukup terang Itu juga mungkin karena kamu sedang tak ada disini Lalu apa? Aku akan minta kamu datang? Lalu apa? Aku akan minta kamu kembali? Tidak, karena kamu hanyalah ilusi dibalik kilau bintang yang biasa aku lihat. Tidak, karena kamu hanyalah racun yang meresap disela udara yang sedang aku hirup. Tidak, karena kamu hanyalah sebuah kegelapan yang bersembunyi dibalik sinar bulan yang sedang aku tatap. Aku akan membiarkanmu tetap seperti itu, seperti bintang, seperti udara, seperti cahaya bulan. Hanya seperti dan akan kubiarkan tetap menjadi seperti. Karena bagiku kamu itu aku. Kamu adalah aku. Buatanku, ciptaanku, punyaku. Jatinangor, Aptil 8 2015....
Kamu Jauh
- Get link
- X
- Other Apps
Hari ini kita berjumpa namun tak berdua. Tanpa sepatah katapun ku tatap kedua matamu yang tertunduk sayu. Hari ini kita berjumpa setelah sekian lama. Tanpa sepatah katapun ku tatap sosokmu yang mengarah entah kemana. Hari ini kita berjumpa dikerumunan orang lalu-lalang. Tanpa sepatah katapun ku tatap bayanganmu yang kian lama kian hilang. Ingin rasanya kupanggil namamu yang sudah lama tak kuucap. Ingin rasanya kusentuh jemarimu yang rasanya pun aku 'tlah lupa. Ingin rasanya kulihat tawamu yang kian lama kian tak terbayang. Hari ini kita berjumpa setelah sekian lama... Tanpa sepatah katapun kubiarkan kamu pergi jauh, semakin jauh. Hari ini kita berjuma setelah sekian lama... Tanpa sepatah katapun kubiarkan kamu pergi dengan sesal, tanpa kau tahu. Jatinangor, April 8 2015.
Aku tidak sedang ingin
- Get link
- X
- Other Apps
Aku tidak sedang ingin berpuisi Aku tidak sedang ingin menyusun sajak gombal Aku tidak sedang ingin merangkai obrolan bijak Aku tidak sedang ingin bicara simpati Aku tidak sedang ingin mencari hati Aku tidak sedang ingin memamerkan diri Aku hanya ingin seperti ini Seperti anak kecil, sesuka hati Seperti alam... Seperti semesta Seperti kamu, yang muncul secara tiba-tiba. Seperti kamu yang suka hilang tiba-tiba. Seperti kamu yang tak terhingga Aku tidak sedang ingin merayumu Aku hanya ingin seperti ini Bicara denganmu yang duduk manis dalam dunia ciptaanku :) March 11, 2015