Tak Usah
Aku pernah bilang begadang itu anak waktu sebelah
Yang biasa datang habis matahari pulang
Sengaja malam ini mata tak aku pejamkan
Bintang yang aku lihat tak cukup banyak
Mungkin karena kamu sedang tak ada di sini
Udara yang aku hirup tak cukup hangat
Mungkin juga karena kamu sedang tak ada di sini
Bulan yang aku tatap tak cukup terang
Itu juga mungkin karena kamu sedang tak ada disini
Lalu apa? Aku akan minta kamu datang?
Lalu apa? Aku akan minta kamu kembali?
Tidak, karena kamu hanyalah ilusi dibalik kilau bintang yang biasa aku lihat.
Tidak, karena kamu hanyalah racun yang meresap disela udara yang sedang aku hirup.
Tidak, karena kamu hanyalah sebuah kegelapan yang bersembunyi dibalik sinar bulan yang sedang aku tatap.
Aku akan membiarkanmu tetap seperti itu, seperti bintang, seperti udara, seperti cahaya bulan.
Hanya seperti dan akan kubiarkan tetap menjadi seperti.
Karena bagiku kamu itu aku.
Kamu adalah aku. Buatanku, ciptaanku, punyaku.
Jatinangor, Aptil 8 2015.
Comments
Post a Comment