Kini Kamu

Dulu, aku hanya sanggup bicara tentang logika.
Tentang cinta dengan rumusan dan segala teorinya.
Tentang kasih sayang dengan segala kutipan ajaibnya.
Tentang rindu yang menjadi teman dengan sunyi dan heningnya.

Puisiku tak lagi tentang semesta.
Bukan lagi perihal kebebasan.
Tak lagi bicara mengenai aku sendiri dan segala hal yang aku punya.
Kini semuanya tentang kamu.
Tentang senyuman yang ku lihat disela kedipan mata yang singkat.
Tentang tawa yang terdengar disela keramaian pinggir jalan.
Tentang cerita yang kusimak syahdu diantara canda.

Kini semuanya tentang kamu, semestaku, kebabasanku dan segala hal yang aku punya adalah kamu.

Comments

Popular posts from this blog

Puisiku

Kemarin

June 12, 2012.