Apa dong?
Katanya cinta itu kayak permen karet,
habis manis sepah dibuang.
Tapi aku kalo makan permen karet suka ditelan.
Lalu aku apa? Itu cinta bukan?
Kan tidak dibuang. Tapi ia sama hilang.
Atau yang kaya permen karet itu bukan cinta.
Tapi aku kalo makan permen karet suka ditelan.
Lalu aku apa? Itu cinta bukan?
Kan tidak dibuang. Tapi ia sama hilang.
Atau yang kaya permen karet itu bukan cinta.
Emang bukan kali ya.
Jatinangor, 15 April 2014.
Comments
Post a Comment