Posts

Showing posts from April, 2014

Apa dong?

Katanya cinta itu kayak permen karet,  habis manis sepah dibuang. Tapi aku kalo makan permen karet suka ditelan. Lalu aku apa? Itu cinta bukan? Kan tidak dibuang. Tapi ia sama hilang. Atau yang kaya permen karet itu bukan cinta.  Emang bukan kali ya. Jatinangor, 15 April 2014.

Aku Memudar

Pudar. Aku memudar di hamparan kain putih. Aku memudar. Aku tinta dan aku memudar. Aku warna dan aku memudar. Kamu kainnya. Dari awal harusnya ga usah gambar. Tintanya ga permanen. Nanti pudar, jadi jelek. Jadi ga bisa dipakai. Gampang dicari. Apanya? Itu, tinta. Oh, pantesan jelek gampang pudar. Aku memudar di atas kain putih. Memudar lalu hilang. Lalu dibuang. Lalu dilupakan. Kamu mulai dari awal. Kan tintanya sudah hilang memudar. Jatinangor, 15 April 2014. Salam hangat, Rizki Maulani Mawardi :)

Melawan Arus

Kamu tahu ikan salmon, kan? iya, mereka yang suka bandel. suka melawan arus. aku kaya ikan salmon. mereka bilang aku bandel. aku aneh, aku berbeda. aku melawan arus. aku bilang sih ngga apa-apa. melawan arus, aku adaptasi. melawan arus, aku kuat. melawan arus, aku belajar. memang kenapa kalau melawan arus? aku sama, aku berbeda. aku berbeda, aku sama. aku masih bilang ngga apa-apa. melawan arus. aku suka melawan arus. sekarang arusnya deras. arusnya jelek pula. lebih baik aku seperti ikan salmon saja. melawan arus. melawan biar menang. lalu ketawa liat orang yang meledek. siapa suruh ngga mau melawan arus!

Hujan

Hujan, basah. Hujan, air. Hujan, alam. Hujan, becek. Hujan, dingin. Hujan, ya hujan. Hujan. Alhamdulillah. Hujan puji tuhan. Hujan. Kebaikan? Anugrah? Berkah? Hujan. Bencana alam? Kebanjiran? Hujan itu.... hujan :) Jatinangor, 7 April 2014. Salam hangat, Rizki Maulani Mawardi :)